Geosite yang terletak di Kabupaten Karo ini berdekatan dengan geosite Haranggaol Kabupaten Simalungun dan geosite Silahi Sabungan di kabupaten Dairi. Terbentuk akibat erupsi Tuf Toba Menengah (Middle Toba Tuff, MTT) yang terjadi pada 500.000 tahun yang lalu, yang memuntahkan 60 km3 material piroklastika yang bersusunan riolitan. Kaldera ini menempati bagian utara dari Kawasan Danau Toba. Karakteristik geologi fenomenal yang terdapat di kawasan ini adalah:
- Air terjun Sipisopiso (120 m), merupakan bagian dari dinding Kaldera, beserta jejak-jejak runtuhan bongkah bebatuan akibat pembentukan kaldera.
- Endapan Tuf Dasitan Haranggaol (Haranggaol Dacitic Tuff, HDT) merupakan hasil erupsi Gunungapi Toba Purba (+ 1,2 juta tahun yang lalu), berupa endapan ignimbrite terlaskan dengan tekstur pillotaksitis (pillowtaxitic). Endapan ini hanya di jumpai di kawasan Haranggaol.
- Endapan Tuf Toba Menengah (MTT) yang terdiri ignimbrite terlaskan, membentuk kekar kolom dan bertekstur eutaksitik (eutaxitic) yang terbentuk akibat pembebanan dan seretan (shear) pada saat pengendapannya. Endapan ini hanya dijumpai di kawasan Haranggaol, dan tidak dijumpai di kawasan lain di sekitar Danau Toba.
- Kerucut Gunungapi Sipisopiso adalah salah satu dari kerucut gunungapi pasca-kaldera ‘supervolcano’, yang terdapat pada ujung utara dari Kaldera Toba.Geotourism yang diperkenalkan akan merasakan kedahsyatan letusan gunung api yang memberiakn karakteristik yang mengagumkan. Potensi yang pantas untuk di nikmati dan di pelajari dengan decakan kagum adalah sebagai berikut.
Sipisopiso, Landform Panoramic View

Bentang alam di kawasan Tongging, ujung utara kaldera Toba memperlihatkan karakteristik dinding kaldera dimana terlihat bongkah menggantung (tilt-block) jejak dari proses runtuhan kaldera
Puncak G. Sipisopiso (Tanah Karo, atau ‘Tanduk Banua’, Simalungun) ini merupakan titik tertinggi di sector utara Kaldera Toba. Bentang alam kawasan utara Danau Toba terdiri dari dinding Kaldera Toba, dimana dari tempat ini dapat melihat dengan jelas posisi Danau (Kaldera) Toba, Pulau Samosir, G. Pusuk Buhit dan dinding Kaldera Toba, beserta hubungan satu sama lainnya.
Sipisopiso, Volcanic Cone

Kerucut gunungapi Sipisopiso adalah produk kegiatan volkanik pasca Kaldera ‘Supervolcano’ Toba, yang terbentuk di pada zona kelurusan bagian barat dari Kaldera Toba. Kerucut gunungapi ini tersusun oleh leleran lava andesit, yang membentuk bentangalam khas sebuah kerucut komposit
Sipisopiso Waterfall, Caldera Wall

Keberadaan air terjun Sipisopiso pada lokasi ini berhubungan dengan kontras morfologi yang terbentuk akibat terjadi Kaldera Toba, sebagai akibat runtuhnya tubuh gunungapi Toba. Merupakan jejak sesar normal yang merupakan bagian dari runtuhan kaldera, dan panorama bentangalam ujung utara Danau Toba di kawasan Ds. Tongging, memperlihatkan bongkah- bongkah raksasa dari batuan dasar berumur Mesozoikum – Paleozoikum yang tersingkap akibat runtuhan kaldera pasca-erupsi YTT.
Tongging, Paleozoic Basement Caldera Wall
